Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang telah menjamin kehidupan dan penghidupan untuk hambanya. Memelihara dari kerusakan dan menyehatkan bagi yang kesakitan. Serta mencerdaskan dari ketidak-tahuan.
Hari ini, Senin 13 Juli 2020 adalah hari pertama masuk sekolah sesuai jadwal kalender pendidikan dari pemerintah. Walaupun masih ditengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, kegiatan belajar-mengajar wajib selalu diutamakan. Siswa-siswi diharapkan selalu menjaga kesehatan dan kesiapannya untuk dapat mengikuti kegiatan belajar-mengajar secara daring di tahun ajaran baru ini.
Metode pembelajaran sistem daring atau online memang dirasa kurang efektif dan efisien. Pertama, siswa-siswi yang belum mengenal gawai atau lokasi tempat tinggal yang tidak terjangkau internet akan menjadi kendala. Kedua, kurang dekatnya guru kepada para siswa sehingga tidak dapat terpantau perkembangannya. Ketiga, aktifitas sosial yang biasa dirasakan saat kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi berkurang.
Mengatasi kendala tersebut guru SMP IT Cendekia Klaten berinisiatif untuk melakukan kunjungan atau home visit ke rumah para siswa. Kunjungan ditujukan untuk mensosialisakan kegiatan sekolah sebagai kegiatan awal di masa orientasi sekolah. Kunjungan dilakukan oleh perwakilan guru dan kepala sekolah dengan selalu mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer dan menjaga jarak minimal 1 m.
Kunjungan hari pertama bertempat di rumah siswa Alif yang berlokasi di desa Nganten, Kraguman, Jogonalan, Klaten. Dan dilanjutkan ke rumah siswa Faiz yang berlokasi di desa Selobayan, Tambakan, Jogonalan, Klaten. Kedua siswa diberi pengarahan dan dibantu untuk mempersiapkan diri menyongsong kegiatan pembelajaran di tahun ajaran baru 2020. Selain siswa, wali murid juga diberi pengarahan dan informasi seputar kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan di tengah pendemi covid-19.
Foto kujungan ke rumah siswa Alif
Foto kujungan ke rumah siswa Faiz
Hampir semua siswa maupun wali murid yang dikunjungi berharap agar kegiatan pembelajaran segera dilaksanakan secara tatap muka. Pasalnya anak-anak sudah merasa bosan ketika hanya berada dirumah. Selain itu harapannya anak-anak agar segera dapat bersosialisasi lagi dengan teman-temannya dalam rangka mengembangkan kepribadian.

0 komentar: